Saturday, August 19, 2017

Headlines News

 

Situs Web Resmi Siti Nurbaya Bakar Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan




Move
-

Kliping Berita

Top Headline
KLHK Gelar Semarak Kemerdekaan di Penjuru Nusantara

Semarak perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke 72 tahun, bergema dari para staf KLHK di seluruh penjuru Nusantara. Selain menggelar upacara bendera, hampir seluruh unit kerja KLHK secara serentak menggelar berbagai aksi nyata untuk Indonesia.

Di Aceh hingga Papua, di tepian aliran sungai hingga ke gunung-gunung, dari pinggir hingga ke pelosok hutan, dilakukan berbagai kegiatan bertemakan menjaga lingkungan hidup.

Seperti yang dilakukan di GN Gede Pangrango, TNGGP melaksanakan kegiatan operasi bersih gunung yang diikuti 200 orang, didukung berbagai komunitas, TNI dan Polisi dari 3 Kabupaten (Cianjur, Sukabumi dan Bogor). Pesan utamanya 'Pendaki terpuji dan terdidik, adalah yang membawa sampah turun kembali ke bawah'.

Kegiatan yang sama juga dilakukan oleh BKSDA Bali. Selain mengibarkan Merah Putih di puncak Gunung Batur, dilaksanakan kegiatan bersih gunung dengan melibatkan banyak komunitas peduli lingkungan.

Di Makassar, semarak perayaan kemerdekaan diisi pula dengan berbagai perlombaan tradisional di Balai Pendidikan dan Pelatihan LHK. Diramaikan oleh ratusan rimbawan dan masyarakat setempat.

Merah Putih juga dikibarkan di puncak Kalimutu, dan di hutan Halmahera. Balai Taman Nasional Akatajawe-lolobata, dalam perayaan HUT RI kali ini melaksanakan upacara di alam bebas, dengan merangkul komunitas masyarakat suku Tagutil (Tobelo Dalam).

Istri kepala suku masyarakat memegang tombak mengajak warganya dengan penuh semangat, sambil berkata ''Haa ino, Hoomaaaaa jobo tagi mote ke upacara bendera kaa (Mari kita pergi ikut upacara bendera),''.

Upacara berlangsung khidmat, diikuti oleh para rimbawan, Pramuka,...

Read More...
44 HGU Sawit Serahkan Rencana Pemulihan Ekosistem Gambut

Dalam rangka perbaikan tata kelola gambut pasca kebakaran hutan dan lahan pada tahun 2015, sebanyak 44 HGU perkebunan sawit telah menyerahkan rencana pemulihan fungsi ekosistem gambut kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

"Sekitar 20% HGU telah menunjukkan itikad baiknya dalam menaati proses tata kelola gambut sebagai regulasi pelaksanaan PP 57 Tahun 2016. Ini perlu kami apresiasi," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr Bambang Hendroyono, Rabu (16/08/2017) di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta.

44 HGU perkebunan yang telah menyerahkan rencana pemulihan ekosistem gambut tersebut antara lain dari perusahaan sawit group Cargill, Golden Agri (Sinar Mas), Surya Dumai, Kencana, Asam Jawa, Barito/Hasnur, Amara, RGE/Asian Agri, dan IOI Group.

Pada Februari 2017 lalu, Keputusan dan Peraturan Menteri LHK sebagai aturan pelaksanaan PP 57 Tahun 2016, diterbitkan untuk menjabarkan kebijakan perlindungan gambut dari peluang terbakar.

Sejalan dengan itu, terdapat sekitar 87 unit HTI yang sebagian areal konsesinya masuk ke dalam areal Fungsi Lindung Ekosistem Gambut (FLEG) seluas 1,36 juta hektar. Sedangkan HGU perkebunan, dari 229 perusahaan, sekitar 1,06 juta hektar berada di areal FLEG.

"Penyerahan rencana pemulihan ekosistem gambut dari perusahaan-perusahaan perkebunan, terutama sawit, akan terus berlangsung hingga akhir September tahun ini," ujar Bambang Hendroyono.

Bambang menjelaskan gambaran umum dari 44 HGU perkebunan tersebut, yang seluruhnya merupakan konsesi sawit dan tersebar di 10 provinsi dengan luas total mencapai lebih dari 320.000 hektar.

Sekitar...

Read More...
Ini Strategi Kementerian LHK Setop Kebakaran Hutan

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengatakan salah satu penyebab terjadinya kebakaran hutan adalah karena penyiapan lahan dengan cara dibakar. KLHK menyebut akan terus memberikan penyuluhan terkait hal tersebut.

"Yang pertama pemerintah memberikan penyuluhan penyiapan lahan tanpa dibakar. Artinya meminimalkan dampak pembakaran," ujar Kepala Biro Humas KLHK Djati Witjaksono Hadi saat dihubungi, Selasa (8/8/2017).

Mengenai penyuluhan tersebut, Kasubdit PKLH (Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan) Sunarno pada kesempatan terpisah menyampaikan pihaknya sudah pernah memberikan pelatihan soal alternatif penyediaan lahan tanpa dibakar.

"Kita mencoba menangani itu (kebakaran hutan dan lahan) dengan beberapa cara, seperti penyiapan lahan tanpa dibakar. Dulu pernah kita sampaikan cara-cara (memanfaatkan kayu dan ranting) membriket arang dengan kompos, namun kendalanya masalah akses," ujar Sunarno di kantor KLHK, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (8/8).

Sunarno juga mengatakan untuk meminimalisasi pembakaran lahan, pihaknya juga pernah memberikan penyuluhan soal pembuatan cuka kayu. Cuka kayu itu, kata Sunarno, bisa dihasilkan dari kayu-kayu di lahan yang tidak dimanfaatkan sehingga tidak dibakar begitu saja.

"Jadi bisa (kayu-kayu tersebut) dikonversi dalam satu tong. Kita kumpulkan dalam satu tong kita bakar kemudian didinginkan jadi cair. Ini cukup bagus, satu tong yang volumenya 20 liter itu bisa menghasilkan sekitar 200 ribu liter dalam 24 jam," kata Sunarno.

Cuka kayu diketahui banyak mengandung macam unsur hara mikro yang bermanfaat untuk tanaman. Meskipun bermanfaat, Sunarno menyebut...

Read More...
Jurus Manggala Agni Cegah Kebakaran Lahan di Lokasi Rawan

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terus berupaya mencegah terjadinya kebakaran hutan. Meski demikian, tim pengendali kebakaran di KLHK tetap waspada.

"Meskipun belum terjadi kebakaran di beberapa lokasi rawan, Manggala Agni tetap melakukan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat. Seperti di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan," tutur Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dalam keterangan tertulis dari KLHK, Selasa (8/8/2017).

Untuk diketahui, Manggala Agni adalah Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan Indonesia yang dibentuk pada 2003. Kegiatannya meliputi pencegahan, pemadaman dan penanganan pasca kebakaran hutan.

Sampai saat ini patroli terpadu telah dilaksanakan di 3 provinsi, yaitu 65 posko di Riau, 50 posko di Sumatera Selatan, dan 60 posko di Kalimantan Barat. Selanjutnya akan dilaksanakan patroli terpadu secara serentak di 8 provinsi yaitu di Riau, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur pada pertengahan Agustus ini.

Sementara itu, groundcheck dan pemadaman terus dilakukan oleh Manggala Agni, bersama-sama dengan TNI, POLRI, BPBD, Dinas LHK, pihak swasta, dan Masyarakat Peduli Api. Di Sumatera Utara, pemadaman dilakukan di Dusun Podo Rukun, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhan Batu, dengan 30 hektare lahan yang terbakar.

Di Riau, pemadaman dilakukan di Desa Sungai Putih, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar dan Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, yang dibantu water bombing pada lokasi kebakaran seluas kurang lebih 5 hektare. Serta di Desa...

Read More...
Stop Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar

Sosialisasi dan penyuluhan terkait pembukaan lahan tanpa bakar terus dilakukan oleh Tim Satuan Petugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) kepada masyarakat, sebagai bentuk upaya pencegahan karhutla. Sebagaimana dilaporkan oleh Tim Posko Karhutla (30/07/2017), penyebab karhutla pada umumnya merupakan aktivitas pembukaan dan pembersihan lahan dengan cara membakar.

Berdasarkan pantauan hotspot pada tanggal 30 Juli 2017 pukul 20.00 WIB, Satelit NOAA19 menunjukkan terdapat 42 hotspot di seluruh wilayah Indonesia. Sedangkan data satelit TERRA/AQUA (NASA) dengan confidence level ?80% tidak menunjukkan adanya hotspot di seluruh wilayah Indonesia. Sedangkan data TERRA/AQUA (LAPAN), terdapat 16 hotspot di seluruh wilayah Indonesia. Pada hari sebelumnya per tanggal 29 Juli 2017, baik satelit NOAA19 maupun TERRA/AQUA (NASA) menunjukan tidak adanya titik hotspot di seluruh wilayah Indonesia.

Total hotspot berdasarkan satelit NOAA19 per 1 Januari – 30 Juli 2017 dilaporkan sebanyak 1.018 hotspot. Jumlah ini hampir mendekati catatan pada tahun 2016 untuk periode yang sama, yaitu sebanyak 1.119 hotspot. Sementara total titik hotspot per 1 Januari - 30 Juli 2017 TERRA/AQUA (NASA) dengan confidence level ?80% sebanyak 157 hotspot. Pada periode yang sama tahun 2016 terdapat titik hotspot sebanyak 2.096 hotspot, maka saat ini terjadi penurunan jumlah hotspot sebanyak 1.936 titik atau sebesar 92,50%.

Sementara itu, hasil groundcheck di Desa Suak Raya Kec. Johan Pahlawan Kab. Aceh Barat, dilaporkan terdapat lahan masyarakat dengan vegetasi alang-alang dan semak belukar terbakar. Indikasi penyebab terjadinya kebakaran karena sengaja dibakar untuk pembukaan...

Read More...
Tiger Day, Pelepasliaran Hingga Harimau Bermesraan

29 Juli diperingati sebagai Hari Harimau Sedunia atau Global Tiger Day. Bertepatan dengan peringatan itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar meresmikan Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PR-HSD) di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Sabtu (29/7/2017). PRHSD merupakan Pusat Rehabilitasi pertama hasil gagasan pihak swasta.

"Ini yang pertama kali, saya meresmikan pusat rehabilitasi yang digagas oleh swasta.", ujar Menteri Siti dalam pidatonya.

“Ini adalah wujud penerapan Undang-undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (KSDAHE) yang merupakan tanggung jawab dan kewajiban pemerintah serta masyarakat,” tegas Menteri Siti.

PRHSD terdiri dari kandang rehabilitasi yang dibangun sangat mirip dengan habitat asli Harimau Sumatera di lahan dengan total luas 10 hektar. Pada tahap awal dibangun, dua kandang rehabilitasi dengan ukuran masing-masing 50 x 50 meter dilengkapi dengan satu kandang jepit berukuran 1,5 x 3 meter dan dua kandang perawatan berukuran 9 x 6 meter. Pembangunan pada tahap selanjutnya direncanakan dalam luasan kandang rehabilitasi yang lebih besar lagi, dengan ukuran kurang lebih masing-masing seluas 1 hektar.

Peresmian PRHSD ditandai dengan pelepasan seekor Harimau Sumatera betina bernama Leony berusia 8 tahun dari kandang perawatan berukuran 54 m2 ke dalam kandang rehabilitasi berukuran 2.500 m2. Leony merupakan hasil sitaan dari kepemilikan ilegal dan dititipkan untuk dirawat di pusat transit satwa Animal Sanctuary Trust Indonesia (ASTI), di Gadog, Jawa Barat sejak Februari 2010. Dengan adanya PRHSD, Leony akan mendapatkan kesempatan...

Read More...
KLHK: Pembakaran Lahan di Riau Masif dan Disengaja

JAKARTA, 26 JULI 2017 -- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengungkapkan analisis kebakaran yang terjadi di areal konsesi korporasi di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Di lokasi ini diketahui muncul titik api yang berasal dari kebakaran lahan pada hari ini, Rabu (26/07/2017).

Direktur Pengaduan, Pengawasan, dan Sanksi Administratif Direktorat Jenderal Penegakan Hukum KLHK, Rosa Vivien Ratnawati mengungkapkan temuan perihal pembakaran lahan yang disengaja pada lokasi tersebut.

"Berdasarkan analisis KLHK, kebakaran lahan itu terjadi pada koordinat yang berlokasi di areal konsesi HTI PT Rimba Rokan Perkasa seluas 22.930 hektar, yang pernah tercatat sebagai salah satu pemasok industri pulp dan kertas di Riau," kata Vivien dalam siaran pers, Rabu (26/7/2017).

Begitu menemukan indikasi kebakaran, tim Gakkum KLHK langsung melakukan pengecekan. Diketahui perusahaan tersebut berada dalam KHG Sungai Bunut Batang Umban berupa gambut non kubah di Kecamatan  Mandau, Kabupaten Bengkalis.
 
"Izin HTI PT. Rimba Rokan Perkasa telah dicabut pada Oktober 2016. Pencabutan izin ini telah sesuai hasil putusan pengadilan karena sengketa dengan masyarakat dan menjadi areal yang open access. Tetapi sekarang areal itu masuk dalam areal PIPPIB, jadi memang tidak boleh ada izin atau aktivitas di situ," kata Vivien.

Vivien menambahkan, pembakaran lahan tersebut terlihat masif dan dilakukan secara profesional karena mengolahnya terlihat menggunakan perhitungan arah angin. "Temuan tim kami di lapangan, pondok mereka ada di situ, tapi tidak kena asap," ujarnya.

Menteri LHK Siti Nurbaya, menurut Vivien, setelah mengetahui...

Read More...
Satgas Karhutla Fokuskan Pemadaman Lahan di Aceh

Tim Satuan Tugas (Satgas) kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus siaga dalam memadamkan kejadian kebakaran. Sampai dengan Selasa malam (25/07/2017), dilaporkan sebanyak dua lokasi karhutla berhasil dipadamkan, yaitu di Kecamatan Woyla Gpg. Darulhudha dan Gpg. Glee Siblah, dan Kecamatan Sama Tiga Gpg. Cot Seumereng, melalui pemadaman darat.

Data dari Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (PKHL), Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim, Raffles B. Panjaitan menyampaikan terdapat total enam kecmatan di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh yang mengalami kebakaran. Masing-masing kecamatan itu adalah Kecamatan Woyla, seluas ±5 Ha (Gp. Darul Huda dan Gle Siblah); Kecamatan Meureubo, seluas ± 15 Ha (Gp. Peunanga Cut Ujong); Kecamatan Sama Tiga, seluas ± 10 Ha (Gp. Cot Simeureng dan Suak Pante Breh); Kecamatan Johan Pahlawan, seluas ± 21 Ha (Gp. Suak Raya, Suak Nie, Leuhan dan Gampa); Kecamatan Arongan Lambalek, seluas ± 15 Ha (Gp. Seuneubok Teungoh), dan Kecamatan Kaway XVI, seluas ±3 Ha (Gpg. Penia)

Sampai dengan hari ini (26/07/2017), Tim Satgas masih terus melakukan pemadaman di empat kecamatan lainnya, yaitu di Meureubo, Johan Pahlawan, Arongan Lambalek, dan Kaway XVI, ujar Raffles.

Raffles juga menambahkan bahwa BNPB telah ikut mendukung pemadaman dengan water bombing yang telah tiba di Aceh Barat Selasa sore.

Dijelaskan Raffles, kejadian ini disebabkan oleh adanya aktivitas pertanian dari masyarakat berupa pembersihan lahan perkebunan dengan cara membakar, sehingga api menyebar ke lahan lain. Sampai dengan saat ini para pihak yang terlibat sudah berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan pemadaman, jelas...

Read More...
Move
-

Wawancara & Kolom

Top Headline
Minister details role of peat governance in Indonesian GDP

JAKARTA (foresthints.news) - Numerous fundamental steps that have been taken in an effort to implement peat governance in a comprehensive manner are based on various directions from President Joko Widodo. These measures seek, among other things, to prevent any repetition of forest and land fires, in particular those originating in peatlands, in the future. This was reiterated by Environment and Forestry Minister Dr. Siti Nurbaya to foresthints.news at her official residence on Sunday (May 28). The minister recalled how the widespread forest and land fires of 2015 spread significantly across peat domes, making them extremely difficult to extinguish, as happened in the province of South Sumatra that same year. "The fact is that more than 90% of the peat domes on the island of Sumatra have been turned into acacia and palm oil plantations. The situation certainly requires comprehensive peat governance,"...

Read More...
Minister reaffirms backing from President on peat reforms

JAKARTA (foresthints.news) - In a cabinet meeting led by President Joko Widodo, the agenda of which was to evaluate arrangements concerning the recently-issued peat regulations (Apr 26), Environment and Forestry Minister Siti Nurbaya delivered a presentation on the key points of progress made based on various of the President's directives, especially with respect to peat governance reforms. “President Jokowi explained that environmental and economic interests have clashed for ages, to the extent that the government felt it necessary to try and improve peat governance. This commitment has not changed,” Minister Siti Nurbaya told foresthints.news on the weekend (Apr 29) at the ministry building. The President, continued the minister, reaffirmed that the corporate sector must be open to taking part in peat governance reforms, and if they are unwilling to do so, they will be compelled to accept government intervention through regulations...

Read More...
Minister decides to review logging permit in Bornean orangutan habitat

JAKARTA (foresthints.news) - Indonesia's Environment and Forestry Minister Dr Siti Nurbaya has received an investigative report from her team concerning the operations of logging concession PT MPK which include the construction of new canals - despite the issuance of a revised government regulation on peat protection which was signed by President Joko Widodo in early December last year. In fact, the President's administration, by means of a ministerial circular letter released in November 2015, has banned forestry and plantation companies from undertaking any new peat development, including the construction of new canals. Since receiving the investigative report, the minister has taken several important measures, including the immediate imposition of sanctions on the company, a review of the logging concession's permit,...

Read More...
Minister stops peat violations in Bornean orangutan habitat

JAKARTA (foresthints.news) - Indonesia's Minister of the Environment and Forestry Dr Siti Nurbaya has asserted that PT MPK, the permit holder of a logging concession dominated by the habitat of the Bornean orangutan, has committed peat violations by constructing new canals. This logging concession, located in Ketapang regency, West Kalimantan province, covers an area roughly 70% of the size of Singapore.“I have already ordered an end to PT MPK’s operations due to its peat violations. We are currently investigating this case,” Siti Nurbaya confirmed (Mar 20) at the ministry building. While PT MPK did explain to the ministry that the construction of new canals has been ended, heavy machinery still exists at the concession location to neaten those canals that have already been developed. The following Google Earth images depict land cover changes from 2014 to 2016 within the boundary of the PT MPK concession (delineated in yellow).        

The minister left no doubt about her seriousness...

Read More...

Terms of The Day

  • Constitution   Fundamental and entrenched rules governing the conduct of an organization or nation state, and...
  • Government   A group of people that governs a community or unit. It sets and administers public policy and...
  • Security   The prevention of and protection against assault, damage, fire, fraud, invasion of privacy, theft,...
  • Consumer Price Index (CPI)   A measure of changes in the purchasing-power of a currency and the rate of inflation. The consumer...
  • Risk   A probability or threat of damage, injury, liability, loss, or any other negative occurrence that...
  • Quality   In manufacturing, a measure of excellence or a state of being free from defects, deficiencies...
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

Cari Artikel Disini

email : info@sitinurbaya.com

Liputan Kinerja KLHK 2016
KLIK DISINI

Like Us On Facebook



Kegiatan Siti Nurbaya

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • 15
  • 16
  • 17
  • 18
  • 19
  • 20
  • 21
  • 22
  • 23
  • 24
  • 25
  • 26
  • 27
  • 28
  • 29
  • 30
  • 31
  • 32
  • 33
  • 34
  • 35
  • 36
  • 37
  • 38
  • 39
  • 40
  • 41
  • 42
  • 43
  • 44
  • 45
  • 46
  • 47
  • 48
  • 49
  • 50
  • 51
  • 52
  • 53
  • 54
  • 55
  • 56
  • 57

Gallery Video

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9

Semua Artikelku Untukmu

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6

Wawancara & Kolom

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9

Online Saat Ini

We have 26 guests online
Website dibuat oleh NiagaWebsite.com