Friday, April 20, 2018

Menteri LHK Bahas Regenerasi Lingkungan Bersama Pakar Pendidikan

 

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar diskusi penyiapan sumber daya manusia (SDM) kehutanan dalam rangka pengembangan profesi di bidang kehutanan, Jumat (8/12/2017) malam di Yogyakarta.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan potensi para mahasiswa bidang lingkungan hidup dan kehutanan untuk dapat menjadi penerus generasi lingkungan, dan dapat memecahkan permasalahan yang ada selama ini.

Acara digelar di Hotel Royal Ambarukmo, Yogyakarta dengan sejumlah Narasumber yang dipandu oleh Menteri LHK Siti Nurbaya, Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada Budiadi, Kepala BP2SDM Helmi Basallamah, dan Ketua FOReTIKA Rinekso Soekmadi.

Dalam diskusi kali ini, turut mengundang dan hadir puluhan dosen dari berbagai Universitas Negeri Fakultas Kehutanan yang turut memberikan pandangan, aspirasi, dan pendapat bagaimana ekspektasi ke depan sumber daya manusia di bidang kehutanan.

Pada awal pemaparan, Menteri LHK Siti Nurbaya menyetujui adanya ide regenerasi lingkungan. Perkembangan kehutanan di masa depan memang memerlukan pemikiran-pemikiran cendekiawan seperti pengajar ataupun dosen yang mampu memberikan teori dan praktek yang sesuai.

“Kita harus punya generasi baru yang punya perspektif lingkungan, yang memiliki ide, bisa mencontohkan dan membawa semangat baru demi lestarinya lingkungan,” kata Menteri LHK Siti Nurbaya.

Menteri Siti berpesan agar isu kehutanan dan isu lingkungan, harus sama-sama seimbang diperhatikan. Para pengajar diharapkan turut berpartisipasi dan berperan penting dalam menggandeng kedua isu baik dari kehutanan maupun lingkungan hidup.

"Jika digandeng dengan ilmu pengetahuan menurut saya akan sangat baik," tegasnya.

Kedepannya Menteri Siti Nurbaya berharap akan ada kelompok-kelompok kerja dari KLHK yang menggandeng Universitas untuk berpartisipasi menyuarakan isu tertentu. Hal itu dibentuk dengan adanya diskusi road show antar Universitas yang bekerjasama dengan lembaga terkait yang peduli akan isu lingkungan hidup dan  kehutanan.  Harapannya akan mencetuskan pakar-pakar di bidang lingkungan hidup dan kehutanan.

Hal ini juga sepaham dengan Ketua FOReTIKA Rinekso Soekmadi, bahwasanya professional di bidang kehutanan dan lembaga terkait harus bekerja secara serentak, sehingga dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi mereka.

“Misalnya, bisakah KLHK mengendorse implementasi professional pada lapangan kerja bidang kehutanan, kami harapkan ada pakem atau pattern yang bisa dibuat oleh kementerian LHK," ungkap Rinekso.

Menyusul paparan narasumber dalam diskusi, sejumlah dosen dari berbagai Universitas Negeri pun turut menyetujui ide-ide dan paparan terkait. Para peserta diskusi berharap adanya tindak lanjut yang konkret setelah adanya diskusi  peyiapan kompetensi SDM bidang kehutanan ini, dan sangat berterimakasih dapat menyampaikan secara langsung apa saja kendala yang dialami di dunia pendidikan bidang lingkungan hidup dan kehutanan demi terwujudnya generasi lingkungan yang paham akan isu kehutanan dan dapat membangun kelestarian lingkungan di masa depan.(*)
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

Website dibuat oleh NiagaWebsite.com