Friday, February 23, 2018

Deklarasi Pelajar dan Generasi Muda di Hadapan Menteri LHK

DALAM rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2018, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan kegiatan Edukasi Pengelolaan Sampah kepada pelajar dan generasi muda lainnya, di Kota Bandung, Minggu (21/1/2018)

Kegiatan edukasi yang mengangkat tema “Gembira Bersama Kelola Sampah Menuju Hidup Bersih dan Sehat” ini melibatkan lebih dari 2.000 anak-anak sekolah yang berasal dari 10 sekolah adiwiyata nasional, perwakilan SD, SMP, SMA, juga berbagai komunitas, duta lingkungan, praktisi penggiat daur ulang, perguruan tinggi, serta dunia usaha yang memiliki program pengelolaan sampah dan asosiasi daur ulang plastik.

Dalam acara tersebut juga diisi dengan deklarasi “Anak Indonesia Bersih dan Sehat”. Deklarasi ini diwujudkan dengan penandatanganan komitmen anak Indonesia kota Bandung dalam pengelolaan sampah.

Komitmen anak Indonesia kota Bandung berisi tekad untuk tidak membuang sampah sembarangan; membawa tempat makan dan minum, serta mengurangi penggunaan kemasan; membiasakan diri memilah sampah sejak dari rumah; bersedia menjadi kader pengelolaan sampah di lingkungan rumah dan sekolah; dan mewujudkan lingkungan yang baik, bersih dan sehat.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, yang ikut membubuhkan tanda tangan sangat mengapresiasi tekad anak-anak SD, SMP dan SMA ini.

“KLHK telah melakukan berbagai kegiatan edukasi pengelolaan sampah kepada pelajar untuk mengajak anak-anak sejak usia dini mulai mengelola sampahnya dengan senang hati, dan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat," tutur Menteri Siti.

Kegiatan serupa juga telah digelar di beberapa kota lainnya di Indonesia. Diisi dengan kegiatan praktek pemilahan sampah berdasarkan jenis dan karakteristiknya, membuat kompos secara sederhana menggunakan metode takakura, membuat kerajinan daur ulang sampah plastik dan sampah kertas, kampanye hidup bersih dan story telling serta edukasi pengelolaan sampah menggunakan metode permainan (edu games).

Dari kegiatan ini diharapkan akan tumbuh kesadaran anak-anak untuk mulai bertanggung jawab terhadap sampahnya yang akan dibawa sampai dewasa kelak.

“Saya berharap akan ada ribuan champion-champion anak dari kota Bandung dan seluruh Indonesia, untuk menjadi agen perubahan dalam pengelolaan sampah di lingkungan sekolah maupun rumah”, ucap Menteri Siti.

Dikatakannya, saat ini sampah Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun, dan baru 5,6% masyarakat yang memilah sampah, 19,4% kadang-kadang dipilih kadang tidak, dan 75% tidak dilakukan apa-apa, serta 64% sampah dibawa ke TPA.

“Untuk itu perlu terus dilakukan proses-proses untuk penurunan sampah. Sehingga sampah yang sudah bisa dikelola harus 70% pada tahun 2025”, tegas Menteri Siti.

“Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah sudah masuk tahun kesepuluh, namun permasalahan sampah masih menjadi isu yang serius. Untuk itu kepedulian serta keterlibatan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sampah perlu ditingkatkan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan termasuk generasi muda," lanjutnya. 

Generasi muda merupakan usia produktif yang berumur antara 15-49 tahun dan menjadi tulang punggung majunya Indonesia dalam menjaga lingkungan yang baik dan sehat. 

Saat ini jumlah usia produktif di Indonesia adalah 139, 8 juta jiwa (54,18%). Angka ini merupakan angka yang signifikan untuk berkolaborasi dalam mewujudkan kesadaran dan kepedulian pengelolaan sampah yang bersih dan berkelanjutan melalui kampanye yang dapat dimulai di lingkungan sekolah dan rumah. 

Menteri Siti juga mengajak seluruh jajaran masyarakat mulai dari pemerintah, aktivis, komunitas, public figure dan dunia usaha  untuk dapat bersama-sama mengkampanyekan gerakan peduli sampah nasional.

Selain Menteri LHK, acara ini juga dihadiri Walikota Bandung Ridwan Kamil, Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3, Rossa Vivien, Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan KLHK, Bambang Soepriyanto, Duta Lingkungan dan Miss Earth Indonesia 2017, perwakilan dari PLN, Pertamina, komunitas, pengrajin daur ulang, dan kelompok masyarakat penggiat lingkungan.

Menutup arahannya, Menteri Siti Nurbaya mengajak Anak Indonesia dan Generasi Muda Indonesia untuk bergerak bersama melakukan aksi nyata 'Sayangi Bumi, Bersihkan dari Sampah' sebagaimana tema HPSN tahun ini.(*)