Friday, April 20, 2018

Menteri Siti Ungkap Progress Evaluasi Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan


Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengungkap hasil evaluasi yang dilakukan tim KLHK terkait pencemaran tumpahan minyak di Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur.

Itu merupakan laporan harian hasil evaluasi penanggulangan tumpahan minyak akibat putusnya pipa minyak PT Pertamina, yang telah dilakukan melalui pre-deliniasi dampak dari tumpahan minyak pada 10 April 2018 lalu.

"Hasil ini hanya mencakup lokasi pantai saja," ujar Menteri Siti melalui keterangan persnya.

Survei dilakukan di lokasiĀ  sepanjang pantai di Teluk Balikpapan dari Pantai Lamaru sampai dengan Pantai Banua Patra 12.600 meter (12,6 Km)

Dari survei itu, tim KLHK memerkirakan luas pantai terkontaminasi Limbah B3 minyak bumi sebesar 29.733,8 m2.

"Perkiraan volume tanah terkontaminasi Limbah B3 minyak bumi adalah 12.145,4 m3," imbuh Menteri Siti.

Catatannya, seluruh lokasi tersebut akan dilakukan pengambilan sampel pada hari ini Kamis 12 April 2018, untuk mengetahui besarnya kontaminan yang mencemari wilayah tersebut.

"Lokasi-lokasi tersebut perlu dilakukan kajian detail untuk penyusunan rencana pemulihan," tambah Menteri Siti.

Sementara itu, untuk lokasi bagian barat Teluk Balikpapan yg terkena dampak lainnya yaitu mulai daerah Melawai (depan Kantor P3EK) sampai dengan Pulau Balang (Kawasan Industri Kariangaw).

Lokasi tersebut akan dilakukan deliniasi pada hari Kamis 12 April 2018.

"Sejauh ini, informasi itu yang bisa tim kami laporkan untuk pelaksanaan evaluasi penanggulangan tumpahan minyak. Saya juga terus menunggu laporan harian dari tim lapangan," pungkas Menteri Siti.(*)
Website dibuat oleh NiagaWebsite.com